Wednesday, 3 April 2013

Donat Kentang lembut

Terinsiprasi dari postingan salah satu teman di Idfb, jadilah aku juga ikut bikin donat kentang juga. Kebetulan aku beli 10 kg kentang untuk persediaan buat buburnya Hanif. Ketika sebagian kentang ini dijadikan kentang goreng rasanya enak banget, pulen, dan harumnya mirip ubi jalar, maka aku termotivasi ingin menjadikan kentang ini aneka olahan makanan manis. Sebelumnya kentang ini juga udah aku eksekusi menjadi dodol kentang.

Karena nga sempat browsing resep dan terkendala lemotnya sinyal di tempat tinggal baruku, maka aku bongkarlah sejenak resep donat kentang di file laptop dan ternyata ada, resepnya ada di sini dan yang ini telah aku modifikasi. Aku mengunakan baking powder double acting adonan yang lembek dan karekteristik kentang yang kuat menyerap minyak dapat sedikit diminimalisir, karena gas karbondioksida yang terbentuk akan menekan kearah luar sehingga mengurangi absorbs minyak ke adonan donat pada saat digoreng.

Selain itu pada saat mengoreng, aku mengunakan mentega putih (tepatnya ini adalah minyak sawit yang lebih padat dari margarine karena telah terhidrogenasi) sebanyak 1 sdm yang dicampur ke dalam minyak goreng. Tujuannya juga sama untuk meminimalkan terserapnya minyak yang berlebihan ke adonan pada saat proses mengoreng.

Hasilnya mengembang dengan indahnya dan setelah aku biarkan 1 jam agak menciut dan ga garing lagi bagian kulitnya, tapi memang begini sifat dari donat kentang yang enaknya dimakan selagi hangat. Namun kalo aku bandingkan dengan donat kentang yang dijual di mal kandungan minyak pada donat bikinanku tidaklah begitu banyak. 

Komentar adikku yang punya selera tinggi bilang donat ini lebih enak dari yang dijual di mal, katanya kalo yang di mal itu terlalu berminyak kali. Wah sukses dong eksperimenku, tetapi jika masih ingin mengurangi lagi kandungan minyak dan tingkat kelembutan donat ini, kita bisa mengurangi pengunaan kentang atau mengurangi pengunaan susu cair full cream. Yuks simak resepnya, yang udah aku utak atik, resep asli? silakan meluncur ke sini:

 
Bahan:
200 gr terigu protein tinggi
¼ sdt vanilla bubuk
1/3 sdt BPDA
70 gr gula
250 gr kentang, ditimbang setelah di rebus
70 ml susu fullcream dingin
1 butir telur
1/3 sachet ragi instant (dari 11 gr)
40 gr margarine
1 sdm terigu protein tinggi untuk tambahan setelah seluruh bahan masuk

Cara membuat:
Ayak terigu, BPDA, dan vanilla bubuk. Masukkan ragi dan gula, aduk rata. Lalu masukkan kentang yang telah di haluskan, aduk rata. Kemudian masukkan susu cair dingin, aduk. Di piring kocok telur hingga tercampur, lalu masukkan ke adonan terigu, aduk rata. Kemudian aduk hingga kalis mengunakan mixer sekitar 5 menit, lalu masukkan margarine, aduk lagi 5 menit mengunakan mixer, tampaknya adonan maish terlalu lembek maka aku tambahkan 1 sdm terigu lagi, lalu aku mixer lagi 5 menit. Adonan memang masih lengket di dasar panci, tapi tidak mengapa.

Istirahatkan adonan selama 20 menit (tidak perlu ditutup sarbet karena kelembaban adonan cukup tinggi, jadi nga bakal mengering jika terpapar udara), lalu dengan dengan tangan yang sebelumnya lelah dilumuri minyak goreng ambil adonan bulatkan dengan diameter 3 cm dengan cara menarik sisi-sisinya dan menyatukanya (aku agak sulit mengambarkannya, lain kali akan aku foto)  tujuannya agar permukaan atas donat mulus, lalu dengan mengunakan tutup botol diameter 1 cm tekan bagian tengahnya hingga terbentuk lubang. Lakukan hal yang sama hingga adonan habis, dan setiap kali akan membulatkan dan mengambil adonan lumuri tangan dengan minyak agar tidak lengket, jika masih lengket balurkan lagi minyak ke jari tangan. Taruh adonan yang telah dibentuk ini pada loyang yang telsh diolesi minyak goreng. Panaskan minyak goreng tambahkan 1 sdm mentega putih. Gunakan api sedang.

No comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...