Monday, 31 December 2012

Hanif 12 bulan: mulai memahami kata dan mengkorelasikan satu hal

Kian hari hanif kian berkembang.  Ia sudah tahu beberapa makna kata. Jika aku bilang mana kepala hanif maka ia akan nepu-nepuk kepalanya, jika aku aku bilang mana perut gendut hanif maka ia akan nepu-nepuk perutnya, aku bilang mana kaki hanif maka ia akan nepu-nepuk kakinya. Lucu sekali, bahkan jika kebetulan dalam kalimat  aku menyebut salah satu kata yang hanif kenal maka ia langsung bereaksi memengang bagian tubuhnya.


Hanif menyapa orang dengan pangilan adek dan kakak, namun keseringan sih manggil adek, hahaha. Ketika dibawa ke mall atau toko buku maka semua orang akan disapa hanif. Dengan suara lantangnya “adek” bikin orang yang disapanya tertawa.

Yang paling menarik dari perkembangan hanif saat ini adalah kemampuannya meniru dalam mengkorelasikan satu kejadian dengan satu tindakan. Saat di bawa ke teras muka neneknya selalu menyapa bapak yang mengunakan sepeda motor dengan pangilan “pak”. Hasilnya setiapkali hanif mendengar suara sepeda motor maka hanif akan berkata “pak………”

Ayahnya selalu mengatakan dada saat akan pergi kantor. Hasilnya setiapkali ayahnya menjauh bahkan ke kamar mandi sekalipun, maka hanif akan berkata “dada…”. Hanif pun akan melihat ayahnya pergi mengidupkan mesin mobil membuka pintu pagar sambil melambailkan tangan bilang assalamualaikum, “dada hanif…” mesin mobil pun menjauh dan hanif bilang “dada” . Hasilnya setiap kali dengar suara mesin mobil hanif langsung melambaikan tangan sambil bilang “dada…”.

Lucu sekali melihat sosok yang begitu naïf ini. Ia selalu ceria, selalu ingin tau, selalu punya semangat untuk belajar, dan pantang menyerah. Mmm, sesuai sekali dengan namanya hanif firas ismail, ismail yang gigih dan bersikap istiqamah, khan nama itu doa ya….., amin.

Saturday, 29 December 2012

Jco wanna be

Pingin donat Jco, tapi mahal yak, mending bikin aja walau nga sama persis tapi cukup mengobati selera.


Friday, 28 December 2012

Lepat Nagasari enak

Udah hampir bertahun-tahun punya niat bikin lepat nagasari, ya hampir bertahun-tahun tapi nga pernah terealisasi, ada saja penghambatnya. Nah hari ini, setelah hari sebelumnya aku udah kumpulkan beberapa resep, maka pilihanku jatuh pada resep ini.

Bahan:
150 g tepung beras
Aku: 50 gr tepung arrowroot (bisa ganti pakai tepung tapioca atau tepung sagu)
300 ml santan kental dari 1 butir kelapa parut (sebaiknya air dan kepala di blender agar patinya kental)
500 ml santan dari ½ butir kelapa parut (aku: 900 ml santan dari 1 butir kelapa parut)
1 lembar daun pandan
175 g gula pasir (aku: 240 gr)
½ sdt garam
daun pisang
5 buah pisang raja, potong 3 cm (aku: 10 buah pisang batu)

Cara membuat:
1. Aduk tepung beras dengan santan kental hingga tercampur rata.
2. Masak santan encer bersama pandan, gula dan garam hingga mendidih.
3. Tuangkan larutan tepung beras sambil aduk hingga kental, mendidih dan
matang. Angkat.
4. Ambil  daun pisang, beri 1 sdm penuh adonan tepung, taruh 1 potong pisang di atasnya. Gulung hingga rapi lalu lipat ujung-ujungnya.
5. Kukus dalam dandang panas selama 30 menit hingga matang.

Hasilnya: enak, legit dan rada lembek, tapi beda dengan yang sering aku beli, kalo nagasari yang biasa aku beli bentuknya mengkilat, kokoh, dan terlihat nga begitu kental, seperti resep ini mengunakan banyak santan dibandingkan tepung dan juga aku tidak mengunakan tepung tapioca tapi tepung arrowroot.

Gambar di samping aku ambil satu hari kemudian, penampakkannya udah nga sesegar hari pertama, udah rada berair, kalo mau tahan bisa simpan di kulkas tapi masukkin wadah dulu biar nga mengeras.

Oh iya ini ada juga resep lain yang pakai tepung hunkwe (lain kali aku coba, untuk membandingakn tekstur dan rasanya), ini resepnya:



Bahan:
    • 8 – 10 buah pisang kepok tua, atau
    • 2 buah pisang tanduk, kukus sampai matang
    • 1 bungkus tepung hunkwe (kurang lebih 125 gram)
    • 200 gram gula pasir
    • ¼ sendok teh vanili
    • ¼ sendok teh garam
    • 1250 ml santan dari 1½ butir kelapa
    • daun pisang untuk membungkus

Cara Membuat :
   1. Kupas pisang, potong menyerong kurang lebih 1 cm.
   2. Cairkan tepung hunkwe dengan sebagian santan, sisihkan.
   3. Didihkan sisa santan, gula, garam, dan vanili. Masukkan campuran tepung, aduk sampai kental dan matang.
   4. Ambil sepotong daun pisang, beri 1 sendok makan adonan tepung selagi panas, tumpangkan 1 potong pisang, tutup dengan 1 sendok makan adonan.
   5. Gulung daun dan lipat kedua ujungnya ke tengah sehingga kue berukuran kurang lebih 4 x 7 cm.
   6. Biarkan dingin dan mengeras.
   7. Rapikan daun sebelum dihidangkan.

Wednesday, 26 December 2012

Hanif kolik : paradoks pasca persalinan

“Bayi ibu kena kolik, jadi coba hindari dulu minum susu beserta produk olahannya hingga 2 minggu, jika bayi tidak rewel berarti ia intoleransi protein sapi atau intoleransi laktosa”, demikian kata dokter anak menjelaskan penyebab rewel berkepanjangan hanif mulai dari jam 5 sore hingga jam 10 pagi dengan durasi 3 jam sekali selama lebih dari 20 menit, rewelnya nga tanggung-tanggung disertai teriakan histeris tanpa henti, muka memerah, dan kaki dihentak-hentakkan, terlihat begitu kesakitan dan tersiksa (yang ibuku bilang kayak di jepit pintu).  

Istilah kolik ini pernah aku baca sepintas saat aku mengumpulkan sebanyak mungkin informasi tentang masa kehamilan dan bersalin. Tapi sayangnya kala itu aku nga begitu terkonsentrasi dengan perawatan bayi dan permasalahan seputar bayi setelah lahir. Karena nga ada keluhan yang aku dengar dari ibu-ibu lain bahkan dari temanku yang telah melahirkan dan pada masa perawatan bayi tentang kendala mereka, yang ada hanyalah tentang menakutkannya proses persalinan dan seolah setelah itu, plong deh (atau aku kah yang melewatkan sinyal itu karena terlalu focus pada masa kehamilan dan malahirkan ya?!). 

Hanif mulai berperilaku seperti yang difenisikan sebagai kolik itu, setelah berumur 2 minggu. Memang sebelum itu hari-hari sebagai ibu begitu menyenangkan meskipun kurang tidur (menyusui 2 jam sekali diselingi dengan pup dan pipis, trus nyusu lagi) setidaknya hanif tidak menangis histeris tiap sebentar dan berlangsung lama.

Kolik hanif tampaknya memang karena intoleransi susu sapi karena setiap aku makan yang ada kandungan susunya, mulailah hanif menangis histeris. Saat itu jika aku masih cukup kuat aku akan mengendongnya sambil dinyanyikan, jika aku sudah melemah tak berdaya maka hanif hanya aku baringkan tengkurap di dadaku sambil aku elus punggungnya. Pemberian minyak kayu putih, minyak telon, minyak adas, minyak bawang merah semua udahku coba dan ternyata nga mempan. Dokter meresepkan enzim pencernaan tapi sulit sekali obat itu bisa ditelan hanif dan itupun kadang manjur kadang enggak. 

Hal terberat yang aku alami dimasa hanif kolik adalah pengasuhan seorang diri, suamiku dinas di kota lain yang pulangnya 1 bulan sekali itupun hanya untuk beristirahat karena udah capek bekerja. Aku tidak minta tolong orang tua ataupun sodara yang lain, di kamar tidur hanya ada aku dan hanif. Hingga hanif berumur 55 hari aku sudah mulai down, lelah fisik dan psikis. Aku yang mestinya bahagia telah melahirkan seorang bayi lucu yang hampir 1 tahun aku idam-idamkan malah membuatku sering menangis karena koliknya hampir-hampir serasa ingin menyiksa dan membunuh aku yang masih belum pulih dari proses persalinan. Ya, sindrome baby blue bagai sebuah paradoks pasca persalinan.

Hingga di hari ke 56 aku minta tolong ibuku untuk beberapa saat mengendong hanif agar aku bisa sedikit beristirahat, tapi masih nga bisa, kok rasanya selagi hanif masih nangis aku nga bisa tidur ya. Ibuku udah nga sanggup bertahan di hari ke 59 dan hari ke 60 adalah hari pertama kami pindah ke Padang. Total hanif mengalami kolik dengan tangisan histeris lebih kurang 4 bulan dan setelah itu nga begitu interns dan nga terlalu lama, yang biasanya berlangsung sepanjang malam.

Monday, 24 December 2012

Demam hanif karena giginya tumbuh

Udah dua hari hanif demam tapi tidak menunjukkan adanya tanda-tanda flu, dia masih bermain riang, makannya banyak, dia tetap lincah hanya saja badannya panas dan agak rewel kalau malam. Kejanggalan lainnya, hanif suka sekali mengigit saat menyusu bisa dibilang hampir setiap menyusu hanif selalu mengigit. Aku sempat berfikir apakah karena giginya tumbuh dan melukai gusinya makanya hanif rewel dan mengigit saat menyusu.

Aku nga mau ambil resiko dengan sok tau. Karena yang menjadi perhatianku adalah demam dan rewel hanif dimalam hari, maka seperti biasa aku tanya paman google lagi dengan key word “penyebab bayi demam”. 

Aku percaya bahwa telah banyak informasi cerdas dan orang yang punya pengalaman tentang parenting dan mau berbagi, itulah yang ku rasakan manfaat dari “era web diary”. Nah akhirnya ketemu juga beberapa artikel yang melegakan dan mendukung argumenku :

Artikel pertama nemu di sini :

Apa itu Demam ?
Otak memiliki pusat pengatur suhu tubuh yaitu dibagian otak yang disebut dengan hipotalamus yang mangatur set point yaitu titik suhu tubuh yang diinginkan. Bila terjadi infeksi, maka hipotalamus akan meningkatkan set point suhu tubuh sebagai cara untuk melawan penyebab infeksi.
Beberapa penyebab demam diantaranya, infeksi bakteri, infeksi virus, obat-obatan, penyakit berkaitan dengan paparan panas, leukemia, penyakit hodgkin, juga pada kondisi pasca imunisasi dan saat anak tumbuh gigi.
“Biasanya, demam disebabkan karena adanya infeksi yang belum tentu infeksi serius,” ungkap Ghazali.
Perlu diingat, banyak kondisi lain yang bukan infeksi namun juga dapat menyebabkan timbulnya demam.

Kapan Demam Dikatakan Sakit?
Kecuali bila mengalami kenaikan suhu tubuh yang sangat tinggi secara terus menerus, misalnya hingga mencapai di atas 41°C. Bisa dikatakan, demam mengindikasikan penyakit tertentu.
Coba perhatikan beberapa kondisi berikut:
•   Apakah Bayi dan Anak masih dapat bermain
•   Apakah Bayi dan Anak masih dapat makan dan minum dengan baik
•   Apakah Bayi dan Anak merespon terhadap rangsangan dari luar
•   Apakah warna kulitnya normal
•   Apakah terlihat perbaikan ketika suhu tubuhnya turun


Lalu apa tanda-tandabayi tumbuh gigi, aku nemu artikel berikutnya:
Artikel kedua nemu di sini :

Tanda-tanda tumbuh gigi
Bagaimana kita tahu kalau si kecil sedang mengalami tumbuh gigi? Tandanya antara lain gusinya bengkak di tempat gigi tersebut akan muncul. Sebagian bayi merasa sangat tidak nyaman dengan hal ini sehingga cenderung rewel, menangis, menolak makan/minum, dan sering terbangun malam hari, walaupun ada juga bayi yang tenang-tenang saja. Keadaan ini dimulai 3-5 hari sebelumnya dan akan berkurang saat gigi sudah muncul ke permukaan gusi. Bayi memproduksi banyak air liur namun kemampuan untuk menelannya terbatas, sehingga air liur jadi menetes terus dari mulut. Pada saat yang sama, mereka juga suka menaruh benda di mulut dan menggigitnya. Kedua hal ini merupakan bagian dari perkembangan bayi normal, dan tidak selalu berhubungan dengan proses tumbuhnya gigi. Selain itu, bisa juga terdapat demam ringan (kurang dari 38,5*C).

Lima tanda bayi tumbuh gigi
  1. Gusi membengkak: Anda dapat melihat sebagian gigi muncul di gusi.
  2. Air liur menetes: Bayi Anda meneteskan air liur seperti keran yang bocor.
  3. Rewel: Si kecil jadi sering menangis dan susah ditenangkan.
  4. Sering terbangun malam hari: Biasanya bayi Anda tidur dengan tenang pada malam hari, namun sekarang sering terbangun dan minta digendong.
  5. Menggigit benda-benda yang dipegang: Si kecil mulai mengunyah apapun yang ada dalam genggamannya.
Oh, gitu sesuai banget dengan yang tingkah hanif akhir-akhir ini. Trus bagaimana mengurangi penderitaan Hanif. masih nemu di sini:

Cara mengatasi
Untuk mengurangi penderitaan si kecil, berikan teething ring atau dot untuk digigit-gigit. Jangan memberikan dot yang dicelupkan ke cairan yang manis karena gulanya akan tertinggal di gigi dan memudahkan bakteri berkembang biak. Benda-benda yang dingin juga bisa menjadi alternatif, misalnya pisang atau jus buah yang telah didinginkan dalam lemari es. Karena ia sedang senang memasukkan benda ke mulut, si kecil jangan ditinggal sendirian untuk mencegah kemungkinan tertelan benda-benda kecil yang bisa tersangkut dalam saluran napasnya. Air liur yang menetes dari mulut bayi perlu dibersihkan supaya tidak timbul kemerahan di kulitnya.

Jika demam lebih dari 38,5oC atau kondisi anak tampak berat, mungkin hal ini bukan akibat proses tumbuh gigi dan perlu dikonsultasikan kepada dokter, demikian pula halnya bila terdapat tanda-tanda adanya penyakit lain. Mitos-mitos yang sering kita dengar belum tentu benar. Anak bisa saja terkena infeksi bersamaan dengan proses tumbuhnya gigi. Oleh karena itu, apabila terdapat gejala-gejala selain yang disebutkan di atas, kita perlu waspada. Obat-obatan penurun demam (misalnya parasetamol) dapat diberikan karena biasanya terdapat demam ringan, dan obat ini mempunyai khasiat menghilangkan rasa sakit yang ringan sehingga anak bisa beristirahat kembali. Selain itu untuk membantu menurunkan demam dapat diberikan kompres air hangat dan pemberian minum yang banyak seperti ASI, air putih, jus buah segar, dan makanan yang mengandung banyak air.

Cara mengatasi rasa tidak nyaman

  1. Berikan benda yang dingin: teething ring, jus buah dingin, pisang dingin.
  2. Obat-obatan: Asetaminofen (parasetamol) aman dan efektif untuk mengurangi rasa tidak nyaman pada bayi Anda, sehingga ia bisa tidur dengan nyenyak kembali.

Ok…, akhirnya aku lega berarti demam hanif yang masih kurang dari 38*C ini nga perlu aku tanggapi dengan khawatir yang berlebihan.

Oh, iya tadi aku beli seperangkat alat intuk membersihkan gigi Hanif. Jika gigi hanif yang baru ini berhasil tumbuh maka total gigi hanif saat ia berusia 12 bulan ini adalah 10 buah dan harus dirawat agar nga itam-itam alias karies. Untuk perawatan gigi pada bayi juga nemu di sini:


Perawatan gigi pada bayi
Perawatan gigi yang baik dimulai sejak dini. Sama seperti gigi kita, gigi bayi juga perlu dibersihkan, bahkan sejak gigi pertama tumbuh. Kita seringkali tidak menyadari bahwa waktu yang paling tepat untuk menggosok gigi adalah sehabis makan dan sebelum tidur. Gunakan sikat gigi khusus bayi yang lembut dan oleskan sedikit pasta gigi anak-anak. Jangan membiasakan memberi makanan yang manis pada bayi karena gula yang tertinggal dapat meningkatkan risiko karies gigi. Hal yang sama juga bisa terjadi akibat kebiasaan membiarkan botol susu tetap berada di mulut bayi saat ia tertidur.


Tuesday, 18 December 2012

Cake ulang tahun Hanif...

First trial birthday cake for Hanif, motifnya nga punya konsep. Lain kali aku siapkan dulu konsep cakenya baru deh mulai bikin cakenya. Trus pelajaran berikutnya, cake untuk hanif nga akan aku kasih artifisial coloring atau zat aditif lain, nga tega dan juga melatih Hanif makan makanan yang alami.


Monday, 17 December 2012

Dendeng lado mudo

Kangen sama dendeng lado mudo, cari-cari resep nemu deh di sini yang gambarnya meyakinkanku. Rasanya..., jangan diragukan lagi (untuk yg gemar danging sapi..). Harum daging yang dibakar dengan bara tempurung bercampur lado mudo, bikin sepiring nasi kok terlihat dikit (nambah lagi, sambih wuhaa wuhaa kepedasan...). pinign coba.., ni resepnya :):


Bahan :

           1/2 kg daging sapi has dalam (potong tipis)
           2 sendok makan asam jawa
           4 siung bawang putih (giling halus)
           1 ruas jahe (giling halus )
           1 sendok makan ketumbar bubuk
           1 ruas lengkuas (giling halus)
           10 buah cabai muda (iris2 serong)
           3 siung bawang merah(iris)
           2 buah tomat hijau sedang ( iris )
            garam sesuai selera

Cara membuat :

1. Rebus daging dgn asam jawa dan bumbu halus sampai empuk
2. Angkat dan pukul2 daging hingga membentuk melebar dan gepeng
3. Bakar daging di atas api bara tempurung sampai harum
4. Panaskan minyak 3 sendok makan,masukan cabe hijau +bawang merah + tomat hijau.(jgn sampai layu) siramkan di atas dendeng yg sudah di tata di atas piring.


Friday, 14 December 2012

Japanese Roll Cake Nan Lembut

Pernah terbesit dalam fikiranku bagaimana ya kalo japanese cheese cake dijadikan roll cake. Trus saat kemarin nyasar di blog ya Mbak Hesti clingak clunguk eh wait..., kok menarik gitu roll cakenya, ternyata namanya Japanese Roll Cake. Tertarik juga mau nyoba, kemudian aku tanya ke paman google. Akhirnya nemu beberapa resep dan aku klipingin. Setelah baca-baca maka pilihan jatuh pada resep yang ada di blog Ummu Afif. Nih resepnya, resep aslinya bisa lihat di sini, kalo nga ngerti tinggal minta tolong paman google lagi buat transletin, hahaha..
 

Resep : 
bahan A (kuning telur) :
3 bh kuning telur (aku: 4 buah) 
35 gr gula (aku: 40 gr)
40 cc minyak (aku: 50 ml)
60 cc air
sedikit vanila esen (ga pakai,ga ada)
70 gr terigu (aku: terigu 80 gr)
10 gr cocoa powder (aku: nga pakai)

bahan B (putih telur tuk motif):
1 bh putih telur (aku: 100 gr, mumpung ada sisa puith telur)
5 gr gula (aku: 20 gr)
sejumput tepung maizena (cornstarch) (aku: dua jumput)
5 gr tepung terigu (aku: 10 gr)
aku: 3 tetes pewarna hijau
aku: 3 tetes pewarna pink

bahan C ( putih telur ): 
3 bh putih telur (aku: 4 buah)
25 gr gula (aku: 50 gr)
1 sdt tepung maizena (tepung cornstarch) (aku: 20 gr)

bahan air sirup : --> saya ga pake
10 gr gula
20 cc air
 

bahan krim :
150 cc fresh cream
14 gr gula
 
versi aku:
100 gr margarine
100 gr Hollman soft cream
40 ml susu kental manis
Vanilla bubuk ½ sdt
100 gr Keju cheddar

isian : 1 bh pisang 

  1. kocok bahan A : mixer telur dan gula sampai putih . masukan minyak ->air ->vanila esens . tambahkan tepung yg sudah diayak . kocok sampai kental . jangan masukkan dulu cocoa powder, masukinnya belakangan 
  2. Buat bahan B : kocok putih telur hingga sedikit mengembang lalu tambahkan gula secara bertahap lalu kocok hingga soft peak . terakhir masukan tepung maizena,kocok hingga tercampur rata.  
  3. Ambil 4 sdm adonan A ,tambahkan tepung terigu,aduk. masukkan bahan B .aduk rata. Bagi dua adonan,campur sebagian dengan pewarna hijau dan sebagian warna pink. Lalu masukkan ke plastic segitiga.
  4. Untuk motif, aku membuat motif lingkaran di kertas minyak dengan pensil,lalu taruh terbaik di dasar loyang 30x30x3 cm yang telah diolesi margarine. Apliksikan adonan motif yang telah dimasukka ke plastic segitiga sesuai dengan pola yang telah ada. Kemudian panggang dioven yg udah dipanaskan terlebih dahulu ,170 derjat selama 1 menit!
  5. Bikin bahan C : kocok putih telur hingga sedikit mengembang lalu tambahkan gula secara bertahap lalu kocok hingga soft peak . terakhir masukan tepung maizena,kocok hingga tercampur rata.  
  6. Kemudian masukkan sedikit dulu bahan C ke bahan A ,aduk rata. Lalu masukkan sisa bahan C bertahap (2 ~ 3 kali) aduk sampai rata.
  7. Tuangkan adonan ke loyang yg sudah bermotif tadi. Jatuhkan perlahan loyang ke bawah 20 cm dari meja, untuk mengeluarkan udara, ratakan adonan . Panggang pada suhu 170*C selama14 menit, sebelumnya oven yg udah dipanaskan. Karena aku pake oven tangking, jadi kira-kira aja apinya dan aku keluarkan dari oven setelah 20 menit.
  8. Gulung cake dalam keadaan hangat,tidak dingin dan tidak panas, dengan kertas minyak. Dinginkan.  Setelah dingin,buka kembali gulungan, lalu olesi bagian dalam cake dengan butter cream,kemudian parut keju di atasnya. Lalu gulung kembali dan diankan di kulkas sampai set untuk dipotong.
Hasilnya: bagian dasar cake rada coklat, sepertinya apinya agak besar atau manggangnya yang kelamaan, mmm.. butuh thermometer nih lain kali. Ok,nga masalah bagian permukaan cake yang nga menguning yang juga aku beri motif akhirnya yang aku jadikan bagian permukaan bolu gulung ini. Alhamdulillah nga mengecewakan, lihat aja gambarnya,o khan,,,,. Ohiya, bicara soal tekstur emang lembut banget, enak. Krim yang nga terlalu manis dipadu gurihnya keju, bikn cake ini nga eneg,mmmm…yummy, perfecto!!!! Ternyata d untungnya juga sesekali bertandang ke foodie bloger, hahaha.

Thursday, 13 December 2012

Saatnya beralih ke chiffon cake

Aku selalu bertanya kok nga ada ya resep-resep chiffon cake yang beredar mensubtitusi minyak goreng dengan butter. Bukannya butter juga punya titik leleh yang rendah (sekitar 32-35*C). Kesampingkan dulu dampak negative butter dibandingkan minyak goreng jika bicara soal kegurihannya pada cake, hahha. Sebelumnya aku sudah pernah mencoba bolu gulung dengan teknik chiffon yang juga aku coba memodifikasi sedikit, bisa lihat di sini. Namun kali ini aku ingin lebih berani lagi dalam memodifikasi resep tersebut. Berikut resepnya:

Bahan Cake:
125gr terigu (aku: 150 + 1 sdm mujung susu bubuk)
aku: ½ sdt vanilla bubuk
aku:  ½ sdt BP double acting
50gr gula halus (aku: 60 gr gula pasir biasa)
70ml minyak goreng (50 gr, bukan volume ya tapi berat + 50 gr butter leleh)
100ml susu cair (aku: 120 ml)
5btr kuning telur
5btr putih telur
1/2sdt garam
75gr gula pasir (aku 90 gr)
aku: 1 sdm air jeruk nipis
75gr selai jeruk (nga pakai)


Bahan Selai (versi aku):
150 gr margarin, yang berkualitas ya
50 ml susu kental manis
keju cheddar

cara membuat:
1. ayak tepung terigu, susu bubuk, BP double acting, vanili. tambahkan gula halus. aduk rata
2. campur minyak goreng dan susu cair,  sampai rata. tuang ke capuran tepung terigu sedikit² sambil diaduk rata
3. tambahkan kuning telur, aduk rata. sisihkan (kalo aku karena nga pakai gula halus, jadi gula dan seluruh kuning telur aku mixer sampai selurh gula larut, baru dicampur sedikit-sedikit ke adonan tepung)
4. kocok putih telur, garam,dan gula hingga kaku.
5. tuang ke campuran terigu sedkit² sambil diaduk perlahan, nah kalo aku kebalikannya mencampurkan adonan terigu ke kocokan putih tel dalam 3 tahap.
6. tuang diloyang 28x28x4 yang dialasi kertas roti tanpa dioles margarin
7. oven 30menit dengan suhu 180 derajat
8. oles cake dengan selai jeruk. gulung dan padatkan. seputar bolu gulung dan tips ya bisa lihat di sini.

Hasilnya: lebih padat dibanding modifikasi  sebelumnya, rasanya lebih enak dan lebih harum.Cocok digunakan sebagai base cake mensubtitusi sponge cake. Karena sifat cake ini yg padat maka ia tidak bisa dijadikan base cake untuk bolu gulung. Untuk bolu gulung aku rekomendasikan sebaiknya mengunakan resep Kreasi Bolu Gulung Majalah Sedap nemu di sini yang aku modifikasi di sini. Meskipun lebih padat tapi cake ini tetap moist dan nga seret seperti sponge cake, mmm yummy deh….

Wednesday, 12 December 2012

Fettuccine alla Caserecia plus saus bolognese

Resepnya aku lihat di bagian belakang pasta La Fontr Fettucine-31

Hasilnya: sepertinya kurang sesuai jika saos yang ada di resep bagian belakang pasta La Fontr Fettucine-31 itu dicampurkan dengan saos bolognese. Enakan saos yang di resep itu aja menurutku....

Bolu gulung chiffon

Kemarin udah coba bolu gulung dengan base cake hongkong tapi kok ya masih belum sesuai harapan. Trus terbesit ide untuk membuat bolu gulung dengan teknik chiffon dan terfikir juga unutk mensubtitusi sebagian minyak gereng dengan butter leleh. Pernah aku baca kalo pengunaan minyak pada chiffon bisa di subtitusi dengan butter tapi akan menghasilkan tekstur yang agak padat dalam arti nga seringan tekstur chiffon dengan menggunakan minyak, benarkah???. Mari kita bereksperimen, kali aja OK. Untuk resepnya aku lihat di sini.

Bahan Cake:
125gr terigu (aku: 140 + 1 sdm susu bubuk)
aku: ½ sdt vanilla bubuk
aku: ¼ sdt BP double acting
50gr gula halus (aku: gula pasir biasa)
70ml minyak goreng (70 gr, bukan volume ya tapi berat + 20 gr butter leleh)
100ml susu cair (aku: 110 ml)
5btr kuning telur
5btr putih telur
1/2sdt garam
75gr gula pasir (aku 90 gr)
aku: 1 sdm air jeruk nipis
75gr selai jeruk (nga pakai)


Bahan Selai (versi aku):
150 gr margarin, yang berkualitas ya
50 ml susu kental manis
keju cheddar

cara membuat:
1. ayak tepung terigu, susu bubuk, BP double acting, vanili. tambahkan gula halus. aduk rata
2. campur minyak goreng dan susu cair,  sampai rata. tuang ke capuran tepung terigu sedikit² sambil diaduk rata
3. tambahkan kuning telur, aduk rata. sisihkan (kalo aku karena nga pakai gula halus, jadi gula dan seluruh kuning telur aku mixer sampai selurh gula larut, baru dicampur sedikit-sedikit ke adonan tepung)
4. kocok putih telur, garam,dan gula hingga kaku.
5. tuang ke campuran terigu sedkit² sambil diaduk perlahan, nah kalo aku kebalikannya mencampurkan adonan terigu ke kocokan putih tel dalam 3 tahap.
6. tuang diloyang 28x28x4 yang dialasi kertas roti tanpa dioles margarin
7. oven 30menit dengan suhu 180 derajat
8. oles cake dengan selai jeruk. gulung dan padatkan. seputar bolu gulung dan tips ya bisa lihat di sini.

cara membuat selai cream :
Kocok margarin hingga kaku lalu masukkan susu kental manis, lalu kocok lagi hingga mengembang. Kemudian oles cake dengan crea ini, lalu parutkan keju diatasnya,lalu gulung.

Hasilnya: enak banget cakenya... lembut teksturnya. Aku puas banget dengan hasil eksperimen kali ini. Mengapa aku milih cream dibandingkan selai buah-buahan....????. Kandungan lemak yang nga bayak pada cake dan nga pakai banyak kuning telur, menurutku selai yang cocok adalah tipe cream bukan tipe selai buah-buahan (menurutku lo..). Tekstur cake yang berpori-pori ini karena adonan terigu tidak tercampur rata ke adonan putih telur, hasilnya ya bolong-bolong kayak gambar di atas. Aku pernah baca kalo sebaik ya terigu yang dicampur dengan bahan cair hanya sebagian saja, sebagian lagi diayak ke adonan terigu yang telah dicampur dengan kocokan putih telur, kata ya tekstur cake akan halus ga berpori. Mmmm..., ok lain kali aku coba teknik ini.

Monday, 10 December 2012

Makanan hanif keluar lewat hidung

Sering kali ada hal-hal mengejutkan tiba-tiba terjadi pada pada hanif yang membuatku panic. Misalnya tadi sore saat aku suapkan makan tiba-tiba hanif muntah kemudian muntah lagi disertai keluarnya makanan tersebut dari hidungnya. Matanya merah berair, sepertinya hidungnya terasa perih. Namun yang aku cemaskan makanan itu terhirup masuk paru-parunya, sebab hanif belum mengerti cara menghembus lewat hidung.

Aku lari mengambil kain lap, takut makanan yang keluar dari hidung hanif dihirupnya kembali, karena sering aku perhatikan setiap ada yang menempel di pingir hidungnya, hanif malah menghirupnya. Kemudian dengan sigap aku lap makanan yang kelaur dari hidung hanif, kemudian keluar lagi, untungnya hanif tidak menghirup makanan itu. Sesaat kemudian ia kesedaan lagi dan makanan itu keluar algi dari hidungnya. Hidung hanif mulai mengeluarkan ingus beserta sisa makanan yang masih berasa di rongga hidungnya, aku terus mengelap cairan itu. 

Beberapa menit kemudian hidung hanif masih megeluarkan ingus dan banyak. Sampai 1 jam kemudian ingusnya berhenti. Alhamdulillah aman….

Aku sempat menganalisa penyebabnya. Kalau aku ingat-ingat lagi saat di tripod chairnya tapi hanif seperti mengejan mau pup gitu tapi aku nga begitu merespon. Karena tanggung makanannya tinggal dikit lagi, jadi aku nga mengeluarkan hanif dari tripod chairnya. Ditambah lagi ada bagian makanan hanif yang kasar dan menyentuh rongga mulut bagian dalam masih sensitive membuat hanif mual dan muntah. Makanan kasar yang bikin hanif mual ditambah dorongan mengejan itu seperti menyebabkan makanan masuk ke rongga hidungnya. Ini analisa ku sih, versi medisnya nga tau deh.

Kesimpulannya, lain kali jika hanif memperlihatkan tanda-tanda mau mengejan memang sebaiknya mengentikan pemberian makan sampai ia selesai pup. Tampaknya hanif juga masih belum bisa menerima makanan kasar yang nga lumer di mulut ketika di emutnya, sperti serat daging atau ayam.

Bolu gulung hongkong: experimen 1

Kemarin gagal lagi bikin bogul sponge cake, padahal aku udah yakin betul sudah memahami penyebab cake yang bantat, tapi ternyata jika tanpa mengunakan emulsifier peluang sponge untuk gagal lebih besar. Ok kali ini aku pakai resep yang nemu di blog NCC bogul week. Ini resepnya dan sedikit aku modif:



Bahan A:
4 kuning telur
30 gram gula pasir
1 sdt emulsifier (1/2 sdt)
1/4 sdt vanilla
1 sdm susu cair (aku 1 1/2 sdm susu cair full cream)

Bahan B:
4 putih telur
1/4 sdt garam (nga pakai)
1/2 sdt air jeruk nipis (pengganti cream of tar tar) (aku 1 sdt air jeruk nipis)
50 gram gula pasir (aku 40 gr)

Bahan C:
60 gram terigu
15 gram maizena (aku : 20 gr)
1/4 sdt baking powder
---> Campur dan ayak

Bahan D:
1 sdt pasta pandan atau pasta strawberry (nga pakai)
60 gram butter/margarine, lelehkan

Filling : 
selai blueberry
dan disiram dengan ganache (nga pakai)

Cara membuat:
1. Panaskan oven 190'C. Siapkan loyang persegi ukuran 26x26x4 cm (aku mengunaka loyang 30x 30 cm). Olesi dasarnya dengan margarin, alasi dengan kertas roti, oles lagi dengan margarin. Sisihkan.
2. Bahan A: Kocok kuning telur, gula pasir dan emulsifier hingga kental dan putih. Masukkan vanilla dan susu cair, kocok rata. Sisihkan.
3. Bahan B: Kocok putih telur, garam dan air jeruk nipis sampai berbusa dan setengah mengembang. Masukkan gula pasir sedikit demi sedikit sambil terus dikocok hingga putih telur mengembang soft peak.
4. Masukkan bahan A (kuning telur) sedikit demi sedikit ke bahan B (putih telur) sambil dikocok perlahan hingga tercampur rata.
5. Masukkan bahan C (campuran terigu) aduk rata dengan spatula atau mixer kecepatan rendah.
6. Masukkan bahan D (pasta pandan dan butter/margarin leleh), aduk balik dengan spatula hinga rata dan homogen.
7. Tuang ke loyang dan panggang hingga matang 15-20 menit. 
8. Balik cake, oleskan selai blueberry. Gulung & padatkan. lalu siram dengan ganache.


Hasilnya: terlalu lembut, hingga agak sulit dipotong, lain kali aku akan coba tambahkan lagi bahan kering seperti susu bubuk 2 sdm, mudah mudahan aja sukses. Cake ini juga agak beremah gitu, analisaku bisa jadi karena margarin yang aku campurkan terlalu panas hingga tekstur cake jadi beremah.

Karena kandungan lemak pada cake ini sedikit filling yang cocok menurutku adalah butter cream dibandingkan selai yang berasa buah-buahan.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...